Senin, 27 November 2017

Teks 7 - Sholat

Ibadah Shalat adalah perbuatan yang menjadi kewajiban bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan. Allah memerintahkan para muslim untuk mendirikan shalat dengan penuh ketaatan dan sempurna. Allah memerintahkan shalat bagi para muslim pada waktu yang telah ditentukan. Rasulullah SAW bersabda shalat secara langsung mengikuti dua syahadat dalam rukun iman. Dari sini, mereka yang tidk melakukan shalat adalah kafir yang layak emnadapt dosa besar, sementara mereka yang lalai dan menganggap ringan adalah pendosa. Shalat membawa kebaikan luar biasa yang mengatrkan pada pahala dari Allah. Mendirikan shalat lima waktu dengan tepat waktu adalah suatu bentuk amal sholeh kepada Allah yang akan menghapus semua perbuatan jahat. Shalat termasuk pilar islam. Sesuai dengan hadis shahih shalat adalah amal perbuatan dari seorang hamba yang akan dihisab pertama kali di hari akhir. Jika melaksanakan shalat dengan tepat, khusyu’ terpenuhinya segala pra syarat dan wajibnya, maka shalatnya akan diterima Allah. Shalat lima kali dalam sehari adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan, Allah berfirman :  Shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (QS An-Nisa : 103). Shalat lima waktu yang dikerjakan antara lain :  Shalat Subuh, atau shalat waktu pagi hari, terdiri atas 2 rakaat, shalat subuh dimulai kira-kira satu jam dua puluh menit sebelum matahari terbit dan berakhir saat terbitnya matahari. Shalat Dzuhur, shalat pada tengah hari, terdiri dari 4 rakaat, dimulai setelah matahari melalui titik puncaknya dan berakhir hingga siang hari, ketika bayangan benda sama panjangnyadenga benda tersebut. Shalat Ashar, shalat pada waktu sore hari, terdiri atas 4 rakaat. Dimulai ketika tinggi bayangan benda sama dengan panjangnya dan berakhir saat matahari tenggelam. Shalat Maghrib, terdiri atas  3 rakaat, dimulai ketika matahari benar-benar telah tenggelam, dan mega merah dilangit hilang dan langit menjadi gelap. Shalat Ishaa’, shalat pada malam hari terdiri atas 4 rakaat. Dimulai setelah hilangnya mega merah dilangit setelah matahri tenggelam( 1 jam 20 menit setelah matahri tenggelam) dan berakhir hingga tengah malam. Tengah malam tidak berarti hingga jam 12 malam. Titik tengah waktunya antara matahari terbenam dan saat mulaai terbit.  Waktu ini berubah-ubah sepanjang tahun di berbagai tempat.  Diantara pra syarat shalat, antara lain :  Seorang Muslim. Berakal sehat. Baligh, (meski demikian muslim harusnya menyuruh anaknya shalat sejak usia 7 tahun ). Suci daris segala hadas besar dan kecil baik, pakaian, badan dan tempat shalat. Tepat waktu saat telah masuk waktu shalat. Niat dalam hati untuk melakukan shalat. Menghadap kiblat (arah Ka’bah di Mekah). Shalat pada Sutrah ( batas layar yang menghalangi saat shalat agar tidak ada orang yang lewat didepannya).

Teks 6 - Tayamum (bersuci dengan debu atau tanah)

Tayammum diperbolehkan sebagai pengganti wudhu atau mandi besar, baik saat di perjalanan atau dirumah. Tayammum dilaksanakan dalam keadaan tidak tersedianya air atau jika seseorang luka atau sakit dan takut jika air akan memperparah sakitnya atau memperlambat penyembuhan. Untuk menentukan hal tersebut didasarkan pda pengalaman seseorang atau saran dari dokter yang terpercaya. Tayammum juga diperbolehkan jika air atau udara sangat dingin, jika menggunakan air akan merugikan dirinya, dengan syarat dia tidak mampu menghangatkan air tersebut. Hal tersebut diperbolehkan untuk melakukan Tayammum dengan debu yang suci atau apapun yang bersal dari bumi seperti pasir, batu, tanah dan kerikil.  Tatacara Tayammum  Niat dalam hati melakukan Tayammum untuk menyucikan diri dari segala hadas besar dan kecil. Kemudian mengucapkan Bismillah (Dengan menyebut nama Allah) , kepakkan debu dengan telapak tangan kemudian usapkan pada wajah dan kedua tangan termasuk pergelangan tangan.  Faktor-Faktor yang Membatalkan Tayammum Segala sesuatu yang membatalkan wudhu juga membtalkan tayammum, karena tayammum sebgai pengganti wudhu. Juga, adanya air juga membtalkan tayammum , bagi mereka yang melakukan karena tidak adanya air. Adapun untuk mereka yang tidak dapat melakukannya karena alasan syar’I, bila alasannya tidak ada lagi dan seseorang mampu menggunakan air maka Tayammum menjadi tidak sah. Meskipun, jika seseorang shalat dengan Tayammum kemudian mendapatkan atau menemukan air dan dapat digunakan, dia tidak diwajibkan untuk mengulangi salat, meski telah selesai waktunya. HAIDH (MENSTRUASI) Ketika seorang wanita mengalami keluarnya darah menstruasi, dia harus mempertimbangkan dirinya menstruasi. Ketika menstruasinya telah berhenti dia harus mempertimbangkan dirinya bersih. Jika warna darahnya kekuningan atau jika warnanya kecoklatan antara kuning dan hitam dan muncul selama menstruasi atau dilanjutkan hingga belum suci, perlakuannya sama dengan darah menstruasi. Meskipun, munculmya setelah darah menstruasi selesai, kemudian hal tersebut tidak harus dipastikan sebagai menstruasi. Mesntruasi biasanya berakhir 6 atau 7 harisetiap bulan dengan beberapa variasi.  NIFAAS(PENDARAHAN PASCA MELAHIRKAN) Nifaas adalah pendarahan yang dialami wanita setelah melahirkan. Pendarahan ini biasanya dimulai selama wanita usia produktif atau setelah melahirkan anak. Tidak ada batasan minimal pendarahan maksimal batasnya 40 hari. Kebanyakan aturan tentang nifaas sama seperti aturan pada menstruasi.

Senin, 13 November 2017

Text 5 - Bagaimana Melakukan Wudhu


Mereka yang bermaksud untuk melakukan wudhu, harus melakukan dengan cara berikut:
Niat seharusnya dilakukan didalam hati untuk melakukan wudhu sebagai tindakan kepatuhan terhadap Allah dan mencari keridhaan-Nya
Kemudian orang tersebut harus menyebut nama Allah (Bissmillah) diawal melakukan wudhu
Tangan-tangannya harus dicuci 3x pada awal wudhu, membersihkan sela jari-jari.
Selanjutnya seseorang harus berkumur dan menghirup air kedalam hidung dan meniupnya keluar dengan satu tangan penuh air jika mungkin.
Seluruh wajahnya harus dicuci setidaknya sekali dari bagian atas kening sampai bagian bawah dagu dan dari telinga
Kemudian lengan-lengannya harus dicuci dari tangan-tangan dan dilanjutkan naik sampai (dan termasuk) siku-sikunya. Lengan kanan harus dicuci dulu, kemudian yang kiri.
Kemudian orangnya harus membilas kepalanya dengan melewatkan tangan-tangannya yang basah dari bagian depan kening hingga belakang garis rambut, dan kemudian kembali kedepan rambut dimana dia mulai. Kemudian dengan air yang tersisa di tangan-tangannya setelah membilas kepalanya, orang tersebut harus membersihkan telinga-telinga dalam dan luar, meletakkan jempol dibelakang telinga-teinganya
Akhirnya kaki-kakinya harus dicuci, mulai dari yang kanan pergelangan kaki dan tumit-tumit, dan membersihkan antar jari kaki dengan jari kelingking. Hal ini sebaiknya seharusnya menjaga urutan yang disebutkan diatas sesuai urutan. Hal ini juga untuk melakukan wudhu tanpa interupsi panjang apapun diwaktu anatara setiap langkah. Disunnahkan untuk membersihkan atau menyikat gigi sebelum mulai ritual wudhu dan sholat. Dianjurkan juga untuk mengulangi membersihkan berbagai bagian tubuh yang dibasuh selama wudhu 2 atau 3x masing-masing. Satu-satunya pengecualian untuk ini adalah membasuh kepala dan membersihkan telinga. Bagaimanapun kewajibannya adalah membersihkan setiap bagian sekali, dan tidak lebih dari 3x masing-masing. Mulai dari sisi kanan ketika membilas tangan-tangan dan kaki-kaki selama wudhu dianjurkan juga dianjurkan membaca doa berikut setelah mengakhiri tindakan wudhu:
“Ash-hadu an laa ilaaha illallaahu Wall-dahu laa shareeka Lahu, wa ash-hadu anna Muhammadan ‘abduhu wa Rasuluhu. Allahum-maf alnii min attawwaabina , wafalni min-al-muta-tahhiriin.”
(yang artinya: saya bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah semata, yang tidak memiliki sekutu, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah abdi dan utusan-Nya. Wahai Allah jadikanlah kami diantara orang-orang yang berbalik kepadamu dalam taubat, dan diantara orang-orang yang mensucikan diri mereka.)  

Selasa, 24 Oktober 2017

Text 4 - Mengurangi Televisi akan Mengurangi Kekerasan dan Agresi


Mengurangi porsi televise video, dan video game dapat mengurangi aktifitas agresif bagi anak sekolah, hal ini sesuai dengan penelitian oleh dt.Thomas Robbinson dkk dari Sekolah Kedokteran Universitas Stanford
Penelitian ini dipublikasikan pada januari 2001 diterbitkan oleh arsip pediatric dan obat kedewasaan, dan menemukan bahwa siswa kelas 3 dan 4 yang menjadi sempel dengan mengurangi menonton tv, video, dan video game mereka tidak terlalu terlibat dalam aktivitas agresif verbal maupuk fisik disbanding teman-teman mereka.
Penelitian ini mengambil tempat di dua SD yang serupa di San Jose California. Siswa di satu sekolah melakukan 18 pelajaran, yang didesain dalam program 6 bulan untuk membatasi penggunaan media, sementara sekolah yang lain tidak.
Kedua kelompok siswa ini memiliki laporan perilaku agresif yang serupa pada awal penelitian. Setelah program 6 bulan diberlakukan, kedua kelompok siswa ini mulai memiliki perbedaan yang signifikan.
Siswa yang mengurangi waktu menonton tv nya melakukan tindakan agresif verbal yang berkurang sejumlah 6 per jam dan 2,4% lebih sedikit dari keagresifan teman sekelas mereka setelah program.
Tindakan kekerasan fisik, laporan orang tua atas perilaku agresif, dan persepsi dunia yang kejam dan menakutkan juga menurun, tapi peneiti menyarankan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi hasil penelitian ini.
Meskipun berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang menonton tv lebih banyak cenderung bertindak secara keras, penelitian ini memverivikasi lebih lanjut bahwa tv, video, dan video game sebenarnya menyebabkan perilaku kekerasan, dan hal ini harus menjadi evaluasi utama dalam mencari solusi masalah ini.
Guru-guru di sekolah campuran memasukkan program ini pada kurikulum yang sudah ada. Pelajaran awal mendorong murid untuk menjaga jadwal dan laporan terkait waktu yang mereka habiskan dalam menonton tv, untuk memotifasi mereka dalam membatasi aktifitas-aktifitas tsb sendiri.
Pelajaran awal ini diikuti oleh TV-Turnoff, sebuah organisasi yang mengusahakan pengurangan menonton tv, dalam 10 hari, para murid ditantang untuk tidak menonton tv, video, dan video game. Setelah itu para guru mengusahakan para murid untuk hanya boleh menonton tv, video, dan video game 7 jam seminggu. Hampir semua murid-murid berpartisipasi di Turnoff, dan kebanyakan dapat bertahan dibawah rencana mereka dalam beberapa minggu berikutnya
Pelajaran tambahan membuat anak-anak menggunakan waktu mereka secara lebih selektif, dan kebanyakan pelajaran akhir mewajibkan para murid sendiri mengusahakan pengurangan aktifitas layar mereka.
Penelitian ini adalah yang pertama yang menemukan hubungan antara Tv dan kekerasan. Secara kasat mata 3.500 penelitian pada topik ini secara 40 tahun terakhir menunjukkan hubungan yg serupa menurut Akademi Pediatri Amerika.
Diantara penelitian yang paling penting adalah penelitian Dr.Leonard D. Eron’s yang menemukan bahwa paparan kekerasan televise saat masa kanak-kanak adalah predictor terkuat dari perilaku agresif masa depan mereka bahkan lebih kuat dibandingkan perilaku kekerasan sebagai anak-anak.
Semakin banyak kekerasan dalam tv yang ditonton oleh seseorang pada usia 8 tahun semakin serius perilaku agresif mereka bahkan sampai 22 tahun kemudian.
Penelitian lain oleh Dr.Brandon S menemukan bahwa tingkat pembunuhan naik setelah diperkenalkan tv. Di Amerika dan Kanada, tingkat pembunuhn berlipat 10 hingga 15 tahun setelah diperkenalkannya tv, setelah tv generasi pertama berkembang.
Centerwall menguji pola ini di Afrika Selatan dimana jaringan tv dilarang hingga 1975.
Tingkat pembunuhan di Afrika Selatan tetap stabil dari prtengahan 1940 hingga pertengahan 1970. Tahun 1987 tingkat pembunuhan naik 130% dari tingkat pembunuhan dari tingkat pmbunuhan tahun 1974. Tingkat pembunuhan di Amerika dan Kanada telah menurun beberapa waktu kemudian.
Penelitian Centerwall mengimplikasikan bahwa melalui televisi, tidak hanya isinya mempromosikan kekerasan dan penelitian terkini Dr.Robinson mendukung kesimpulan tsb.
The Turnoff tidak secara spesifik menargetkan kekerasan tv maupun periode tertentu. Mengurangi tv secara umum mengurangi perilaku agresif.
Bahkan tv yang tidak mengandung kekerasan lebih keras dibandingkan kehidupan nyata dan dapat mengarahkan penonton untuk mempercayai bahwa kekerasan itu lucu tidak mengandung konsekuensi, dan sebuah solusi dari masalah. Juga menonton tv yang berisi apapun merampas waktu kita untuk berinteraksi dengan orang-orang disekitar.
Menonton terlalu banyak tv dapat mengurangi kemampuan dan kesabaran yang kita butuhkan untuk hidup berasama orang lain tanpa mengalami agresifitas. Televisi sebagai media mempromosikan agresif dan kekerasan. Solusi terbaiknya adalah matikan saja.

Senin, 02 Oktober 2017

Text 3 - Pentingnya Thaharah (Bersuci)


Meperhatikan kebersihan dan menghindari semua jenis najis dan kotoran adalah kewajiban bagi para muslim. Tidak ada ibadah yang diterima tanpa kesucian fisik. Kebersihan adalah sebagian dari iman. Ada 2 jenis kebersihan: fisik dan rohani. Kesucian fisik berarti menjadi suci dari segala ketidaksucian fisik seperti pada pakaian seseorang, lingkungan sekitar dan dari hadas kecil dan hadas besar. Jenis kesucian seperti ini mengharuskan untuk membersihkan kotoran fisik dari badan, pakaian, tanah, dll; dengan air bersih. Ketidaksucian bisa dihilangkan dengan mencuci, wudhu sebelum sholat, mandi, dan tayamum. Kesucian spiritual berarti mensucikan diri sendiri dari dosa musyrik, keraguan atas keimanan, pikiran jahat, dan berbagai penyakit non fisik yang menyerang seseorang seperti kecemburuan. Jenis kesucian ini dapat dilakukan dengan cara menjadi tulus kepada Allah, melakukan kebaikan dalam rangka mencari ridho-Nya, dan mengikuti serta meniru sunnah Rasul-Nya. Juga diwajibkan mensucikan jiwa dari dampak bahaya dosa, dan kesalahan. Dengan bertaubat nasuha.
Kesucian fisik dilakukan dengan menggunakan air bersih yang tidak bercampur dengan zat lain yang dapat merubah bentuk aslinya. Contoh air bersih adalah air kran (yang biasa digunakan didunia), air segar yang baik, air hujan, air terjun, sungai, air yang mencair dari salju, air laut, dan air zam-zam. Juga, tanah yang bersih dapat menjadi substansi yang membersihkan. Contoh dari tanah yang bersih adalah debu murni, pasir, tanah, atau batu alam yang ditemukan dimuka bumi. Tanah yang bersih dapat mensucikan ketika tidak ada persediaan air yang mencukupi, atau ketika seseorang tidak menggunakan air karena sakit.
Ketika najis mengubah rasa, bau, atau warna dari air, maka airnya tidak bisa digunakan untuk membersihkan. Jika airnya dapat mempertahankan bentuk asli dan warnanya, baunya, atau rasanya tidak berubah, maka airnya tetap suci dan mensucikan. Kotoran yang membuat air tidak suci adalah termasuk kotoran dari badan manusia atau hewan seperti tai dan pipis. Juga darah atau muntah dalam jumlah yang berlebihan dan bagian apapun dari hewan yang mati yang tidak disembelih secara benar, kecuali untuk disamak kulitnya, adalah najis.
Muslim diwajibkan untuk mencari tempat tertutup jauh dari pandangan manusia ketika membuang hadas kecil dan besar. Para cendekiawan menyatakan bahwa memasuki kamar mandi dengan barang atau sesuatu yang mengandung nama Allah (seperti kopian Al-Qur’an, buku-buku islami, dll) tidak disukai, kecuali jika orang tsb takut bahwa benda tsb mungkin akan hilang atau berpindah. Seseorang seharusnya menghindari berbicara ketika menggunakan toilet. Juga, jika seseorang menyadari bahwa dia ada diluar, dia harus menghindari menghadap kiblat (arah Ka’bah di Mekah) atau membelakanginya. Selain itu, wilayah dimana orang-orang berkumpul untuk berbincang atau berteduh, ada sumberair, ada pohon yang menghasilkan makanan, dan yang sejenisnya tidak boleh digunakan untuk jamban. Sebelum memasuki tempat dimana seseorang berniat membuang hajt disunnahkan untuk membaca doa berikut:…(artinya: dengan menyebut nama Allah, wahai Allah aku berlindng kepadamu dari jin perempuan dan laki-laki) sisibaik dari menyebut nama Allah sebelum memasuki kamar mandi adalah bahwa para jin dilarang melihat bagian pribadi manusia saat mereka menyebut dengan nama Allah sebelum memasuki kamar mandi. Seseorang tidak boleh membuka pakaiannya sampai dia siap untuk membuang hajat. Setelah membuang hajat dan meninggalkan tempat, harus membaca ghuffronak artinya: ampuni aku.

Senin, 25 September 2017

Text 2 - Nilai dari suatu Gelar Perguruan Tinggi

Naiknya biaya yang lebih tinggi menyebabkan banyak orang mempertanyakan nilai dari melanjutkan pendidikan setelah SMA. Banyak yang bertanya-tanya apakah biaya kuliah yang tinggi, biaya oportunitas dari memilih kuliah disbanding bekerja penuh, dan akumulasi ribuan dolar hutang merupakan, dalam jangka panjang, investasi yang berharga. Resikonya besar khusunya untuk keluarga yang berpenghasilan rendah yang mempunyai kesulitan waktu memenuhi kebutuhan tanpa beban tambahan dari biaya kuliah dan bayarannya.
Dalam rangka memutuskan apakah pendidikan yang tingii merupakan investasi yang berharga ,sangat bermanfaat untuk menguji apa yang diketahui tentang nilai pendidikan yang lebih tinggi dan tingkat pengembalian investasi untuk individu dan masyarakat.
Nilai Ekonomi Dari Pendidikan yang Lebih Tinggi
Ada dukungan yang cukup untuk gagasan bahwa tingkat pengembalian investasi pada pendidikan yang lebih tinggi cukup tinggi untuk menjamin beban financial yang berhubungan dengan mengejar suatu jenjang kuliah. Meskipun perbedaan pendapat antara lulusan perguruan tinggi dan SMA bervariasi sepanjang waktu, lulusan perguruan tinggi rata-rata menghasilkan lebih banyak disbanding lulusan SMA. Menurut Sensus BPS selama masa kerja orang dewasa, lulusan SMA menghasilkan rata-rata 1,2 juta dolar, jenjang asosiasi mendapat penghasilan sekitar 1,6 juta dolar (Day and Newburger, 2002)
Perbedaan-perbedaan yang cukup besar ini pada penghasilan sepanjang hidup membuat biaya belajar di perguruan tinggi menjadi memiliki perspektif yang realistis. Kebanyakan murid sekarang-sekitar 80% dari semua murid –melakukan baik universitas umum 4 tahun atau universitas umum 2 tahun. Menurut laporan Depdik, Teknik College early, mahasiswa penuh waktu di universitas umum 4 tahun membayar rata-rata 8.655 dolar untuk pembayaran kuliah dalam negeri, kamar dan makanan (depdik Amerika 2002). Mahasiswa penuh waktu di universitas umum 2 tahun membayar rata-rata 1.359 dolar per tahun untuk bayaran (depdik Amerika, 2002).
Statistik ini mendukung gagasan bahwa meskipun biaya pendidikan yang lebih tinggi itu signifikan, melihat kesenjangan pendapatan yang ada antara mereka yang meiliki pendapatan dari jenjang sarjana dan mereka yang tidak, tingkat pengembalian investasi individu di pendidikan tinggi cukup tinggi untuk menjamin biayanya.
Manfaat Lain dari Perguruan Tinggi
Lulusan universitas juga menikmati manfaat selain kenaikan pendapatan. Sebuah laporan yang dipublikasikan pada tahun 1998 oleh institusi kebijakan pendidikan tinggi mereview manfaat individual yang dinikmati lulusan universitas, termasuk tingkat tabungan yang lebih tinggi, kenaikan mobilitas personal atau professional memperbaiki kualitas hidup untuk masa pension mereka, pembuatan kompetensi konsumen yang lebih baik dan lebih banyak aktifitas terkait hobi dan kesukaan (Institut untuk kebijakan edukasi yang lebih tinggi, 1998).
Menurut sebuah laporan yang dipublikasikan oleh yayasan Carnegie, manfaat non moneter individu atas pendidikan yang lebih tinggi termasuk kecenderungan siswa pasca sarjana untuk menjadi lebih terbuka secara pikiran , lebih berbudaya, lebih rasional, konsisten, dan kurang otoriter. Manfaat-manfaat ini juga diturunkan untuk generasi berikutnya (Rowley). Sebagai tambahan, yang mengikuti kuliah terlihat menurun prasangkanya menamba pengetahuan keadilan dunia dan menambah status social ketika meningkatkan keamanan ekonomi dan perkerjaan untuk mereka yang menempuh derjata sarjana (Ibid).
Penelitian secara konsisten juga menunjukkan hubungan positif antara pemenuhan pendidikan tinggi dengan kesehatan yang baik, tidak hanay untuk satu orang tapi juga untuk anak-anak mereka. Faktanya tingkat pendidikan orangtua (setelah mengontrol perbedaan berhubungan positif dengan status kesehatan  anak-anak mereka dan kenaikan pendidikan (pendapatan relatif yang lebih tinggi) berkorelasi dengan tingkat kematian yang lebih rendah untuk jenjang usia tertentu (Cohn dan Geske, 1992)
Nilai Sosial Dari Pendidikan yang Lebih tinggi
Beberapa penelitian telah menunjukkan tingginya korelasi antara pendidikan yang lebih tinggi dan nilai keluarga dan budaya dan pertumbuhan ekonomi. Menurut Elchanan Cohen dan Terry Geske (1992) terdapat kecenderungan bagi perempuan yang lebih berpendidikan tinggi untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak mereka ,wanita-wanita ini cenderung menggunakan waktu untuk mempersiapkan lebih baik anak-anak mereka untuk masa depannya. Cohn dan Geske (1992) melaporkan bahwa perguruan tinggi nampak lebih memiliki optimisme menatap masa lalu dan kemajuan masa depan personal.
Manfaat umum dari menghadiri kuliah termasuk meningkatkan pendapatan pajak ,produktifitas tempat kerja yang lebih baik, kenaikan konsumsi, kenaikan fleksibilitas usaha kerja, dan pengurangan ketergantungan terhadap dukungan financial dari pemerintah (Institud untuk kebijakan edukasi yang lebih tinggi, 1998).
Kesimpulan
Meskipun jelas bahwa investasi pada jenjang universitas terutama bagi mahasiswa yang memiliki pendapatan rendah adalah sebuah beban financial, manfaat jangka panjang terhadap individu dam masyarakat luas terlihat jauh melebihi biayanya.

Senin, 18 September 2017

Text 1 - Gangguan Dorongan Rasa Keinginan yang berlebihan ( Obsessive Compulsive Disorder)

OCD atau gangguan dorongan akan rasa keinginan yang berlebihan adalah diagnosa klinis terkait suatu gangguan kecemasan yang menjangkiti hingga 4% orang dewasa dan anak-anak.
Orang-orang yang menderita gangguan  ini memiliki pemikiran yang menyedihkan dan mengganggu yang dapat menyebabkan mereka melakukan perilaku yang diulang-ulang. seperti menghitung diam-diam atau mencuci tangan dengan terus menerus.
meskipun penderita OCD memahami bahwa keinginan berlebihan mereka tidak realistis mereka juga menyadari bahwa sangat sulit untuk mengeluarkan pemikiran-pemikiran yang mengganggu akal mereka.  Mereka yang menderita OCD menunjukan pola perilaku yang kaku yang menjadi sangat memakan waktu dan mulai mengganggu rutinitas harian. banyak orang dengan OCD menunda mencari cara mengobatinya karena mereka malu atas pikiran dan perilaku mereka sendiri.

penderita OCD mengalami kecemasan yang tidak beralasan juga berlebihan dalam bertindak yang menjadikan stres. dalam ketakutan akan kekotoran dan kontaminasi adalah pikiran-pikiran berlebihan/obsesi yang paling umum.  obsesi dengan keteraturan dan kesesuaian juga umum. dikasus yang lain, pemikiran tetap berpusat pada keraguan, seperti apakah pintu sudah dikunci atau belum, atau sudahkah kompor dimatikan. gerakan gerakan impulsif seperti dorongan untuk bersumpah didepan umuk atau menarik alarm kebakaran adalah jenis gejala OCD yang lain. untuk mendiagnosa seseorang memiliki OCD, seorang penderita harus melatih obsesi dan atau kompulsi yang cukup sering dalam satu waktu (setidaknya sekali dalam satu jam setiap hari).

untuk melawan pikiran yang berlebihan dan keinginan, kebanyakan OCD menunjukkan kegiatan pengulangan yang tertentu yang mana mereka percaya akan mengurangi kecemasan mereka.  tekanan ini bisa secara mental ataupun perilakunya. kegiatan yang umum dilakukan termasuk mengecek, mencuci, menghitung, dan berdoa.  seringkali penderita OCD mengambil aturan yang kaku untuk keinginan mereka.  misalnya, perempuan yang terobsesi dengan kebersihan mungkin mencuci tangannya tiga kali sebelum makan dengan tujuan untuk mengeluarkan pikiran pikiran makanan kotor, atau alat alat makan kotor dari akal mereka. bagaimanapun, pada kebanyakan kasus, dorongannya tidak sesuai dengan keinginnanya sama sekali.  seorang laki laki yang terobsesi dengan gambar hewan mati mungkin diam diam menghitung hingga 500 atau menyentuh kursi tertentu lagi dan lagi untuk menghapus gambar hewan mati tersebut.  sedangkan objek yang dia pegang akan diabaikan, seoerti koran dan kontainer kosong adalah dorongan umum yang lain.

gejala OCD umumbya dimulai antara umur 10&24 tahun dan berlanjut tidak terhingga sampai seseorang mencari pengobatan. memiliki anak tampaknya tidak menjadi penyebab gangguan ini, meskipun stres atau tegang dapat membuat gejala semakin kuat. Telah dilakukan sebuah penelitian bahwa penyebab yang mendasari OCD adalah karena faktor genetik. Penelitian menunjukkan bahwa OCD dan gejala yang terkait dengan kegelisahan sering terjadi memalui turunan keluarga, gejala spesifik untuk setiap anggota keluarnya tidak selalu sama. Misalnya, seorang ibu yang terobsesi dengan ketertiban atau ketentraman mungkin akan memiliki anak yang tidak dapat berhenti memikirkan tentang satu kata atau nomer.

Penelitian terhadap penderita OCD telah menemukan beberapa kecenderungan fisiologis. Faktanya, banyak penelitian menunjukkan adanya sirkulasi darah yang berlebih di beberapa tempat dalam otak. Sebagai hasil dari peningkatan sirkulasi darah, sistem serogenik yang mengatur emosi tidak berhasil berfungsi secara efektif. Penelitian juga menemukan bahwa penderita OCD ini kekurangan serotonin dibandingkan dengan kebanyakan orang. Jenis kelainan ini juga diamati pada sindrom Teurette dan Attention Deficit Hyperactive Disorder. Orang yang sedang dalam perkembangan syaraf seperti anak-anak telah ditemukan lebih rentan terkena OCD. Banyak laporan mengenai poin dalam OCD bahwa infeksi dapat memicu gangguan yang dinamai dengan infeksi streptococcal. Dipercaya bahwa penyakit radang tenggorokan mampu menimbulkan sebuah respon dari sistem imun yang menyebabkan beberapa gangguan neuropsychiatric, seperti OCD.

Karena penderita OCD cenderung tertutup terhadap gejala mereka, mereka sering menunda pengobatan mereka sampai beberapa tahun. Rata-rata penderita OCD menunggu hingga 17 tahun sebelum mendapatkan pengobatan medis. Seperti kebanyakan gangguan kecemasan, diagnosa awal dan pengobatan yang tepat dapat mengurangi banyak dari gejalanya dan memungkinkan seseorang untuk hidup normal. Banyak rencana pengobatan untuk OCD menggunakan perpaduan antara pengobatan medis dengan psikoterapi. Terapi kognitif dan perilaku digunakan untuk mengajari pasien tentang gangguan mereka dan menghilangkan kecemasan. Penghambat serotonin diresepkan untuk meningkatkan konsentrasi otak. Pengobatan ini terbukti  berhasil mengurangi gejala  pada banyak penderita OCD dalam waktu yang singkat. Untuk kasus ketika OCD dihubungkan dengan infeksi strepcoccal, terkadang terapi antibiotik sangat dibutuhkan.